LANNY JAYA - Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Gereja Maranata, Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Minggu (12/04/2026). Prajurit Satgas Yonif 408/Sbh Pos Taktis (Tk) Nenggeagin melaksanakan ibadah bersama masyarakat setempat dalam momen yang sarat makna kemanusiaan.
Di tengah keterbatasan fasilitas, prajurit TNI tampak duduk berdampingan dengan warga tanpa sekat. Balutan seragam loreng tak menjadi penghalang untuk membangun kedekatan emosional. Doa-doa dipanjatkan bersama, mengalir dalam suasana khidmat, membawa harapan akan kedamaian dan keselamatan bagi seluruh masyarakat.
Komandan Pos Taktis Nenggeagin, Kapten Inf Subur, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun hubungan harmonis antara prajurit dan warga.
“Di tempat seperti inilah kami benar-benar merasakan arti kebersamaan. Kami datang sebagai prajurit, tetapi pulang dengan rasa memiliki keluarga baru. Doa yang kami panjatkan bukan hanya untuk keberhasilan tugas, tetapi juga untuk keselamatan dan kebahagiaan masyarakat, ” ujar Kapten Subur.
Ia menambahkan, sambutan hangat dari masyarakat menjadi energi tersendiri bagi para prajurit dalam menjalankan tugas di wilayah penugasan.
“Melihat masyarakat menerima kami dengan penuh kehangatan menjadi kekuatan bagi kami. Di tengah keterbatasan, kami belajar bahwa ketulusan dan kebersamaan jauh lebih berarti. Kami berharap kedekatan ini terus terjaga dan menjadi jembatan menuju kedamaian, ” tambahnya.
Kegiatan ibadah bersama ini tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga mencerminkan komitmen Satgas Yonif 408/Sbh dalam menjalankan pendekatan humanis di wilayah penugasan. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan semata sebagai penjaga keamanan, melainkan juga sebagai sahabat, pelindung, dan bagian dari keluarga besar warga Nenggeagin.
Kesederhanaan Gereja Maranata justru menjadi saksi kuatnya nilai kebersamaan yang terjalin. Dalam setiap doa yang dipanjatkan, terselip harapan besar akan terciptanya situasi yang aman, damai, dan harmonis di Tanah Papua. (PERS)

Updates.